Dokter Benteng Terakhir, Hendry Safitrah SH MH :  Garda Terdepan Harus Maksimal Cegah Tangkal Covid-19

Selasa, 07 April 2020 | 19:51:43 WIB
Hendry Safitrah SH MH saat melakukan penyemprotan disinfektan diwilayah kelurahan Sidomulyo barat.(celotehriau.com)

CELOTEHRIAU.COM--Lurah Sidomulyo Barat Hendriy Safitrah SH MH tidak tinggal diam menghadapi pandemi Coronavirus disease (covid-19) di wilayah tugasnya.

Lurah enerjik ini yang juga merupakan bahagian gugus tugas covid-19, menggalang kekuatan
bersama bhabinkamtibmas, babinsa , LPM dan forum RT RW gencar  melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran virus corona baik secara langsung maupun melalui media sosial. Selain itu bersama tiga pilar selaku gugus depan covid-19 melakukan penyemprotan  disinfektan ke  27 RW dan 118 RT.

" Masyarakat harus terus diberi pemahaman baik secara langsung maupun media sosial. Jaga jarak fisik. Tetap di rumah, jika tidak ada keperluan mendesak.Ayo para RT RW pimpin warga,  perangi virus Corona bersama-sama.Kita adalah garda terdepan, " kata Hendry.

Ya, penyemprotan disinfektan  rutin dilakukan sejak 22 Maret lalu. Sembari mendampingi penyemprotan, pria yang pernah menjadi lurah terbaik versi media cetak tahun 2012 lalu juga memberi pengetahuan kepada warga tentang bagaimana mencegah virus corona seperti menjaga kebersihan lingkungan, menjaga kebersihan diri sendiri dengan membiasakan mencuci tangan.

"Adalah kenyataan hari ini kita dihadapkan musibah wabah Corona, Lurah dan seluruh RT dan RW merupakan ujung tombak pemerintah yang paling dekat dengan warga.Masyarakat harus mengindahkan imbauan protokol kesehatan pemerintah yang berjenjang mulai dari kecamatan, kota, provinsi dan pemerintah pusat," sebut Hendry.

Hendri menuturkan untuk memudahkan berkordinasi penanganan cegah tangkal covid-19, ia meminta RT dan RW update laporan mengenai pendatang baru diwilayahnya.

"Alhamdulilah, sampai sekarang untuk  ODP, PDP dan positif nihil di  Kelurahan Sidomulyo Barat. Namun begitu masyarakat harus tetap waspada selaku garda terdepan karena dokter adalah benteng terakhir. Sayangi diri, keluarga dan orang-orang yang kita cintai."

"Adalah harga mati bagi kita untuk mematuhi imbauan pemerintah dan  jangan lupa selalu berdoa  agar bumi ini kembali sehat dan kita songsong bulan suci ramadan dengan sukacita," imbuhnya.

Terkini